Showing posts with label Review 2015. Show all posts
Showing posts with label Review 2015. Show all posts

Tuesday, April 7, 2015

[Blog Tour] Love With a Witch


Apa jadinya ketika kamu bertemu dengan seseorang yang bisa dikatakan begitu menyebalkan, sehingga membuatmu berpikir bahwa ia adalah jelmaan seorang penyihir?

Namun kemudian kamu harus terus berurusan dengan orang tersebut, terlebih lagi kamu membutuhkan pertolongannya untuk menyelesaikan masalahmu.

Ini lah yang coba disajikan oleh Hyu Go Wun dalam buku barunya.

Tuesday, March 31, 2015

[Review & Give Away] Intertwine - Takdir yang Berjalin


Apa yang kamu bayangkan ketika memasuki sebuah bridal atau toko yang menyewakan dan atau menjual baju pengantin?

Dulu, saat masih SD saya pernah punya mimpi untuk mengenakn baju pengantin berwarna putih model eropa. Ya, karena saat itu saya pernah memasuki sebuah bridal dan semua baju yang disewakan saat itu bergaya eropa.

Saat membaca buku ini saya jadi teringat kenangan masa kecil saya, walau mungkin hanya karena pengen doank karena bajunya cakep-cakep. Setelah baca buku ini saya jadi bertanya, bener gak ya ada kekuatan magis di setiap bridal?


Sunday, March 22, 2015

Happily Ever After

Ketika kita begitu dekat dengankeluarga, terkadang apa yang terjadi diluar menjadi tak begitu kita permasalahkan. Karena kita tahu, pada akhirnya kita akan kembali ke rumah,berkumpul dengan orang-orang yang mencintai dan kita cintai.

Namun, apa jadinya ketika satu keadaan membuat segalanya berubah. Tanpa peringatan, tanpa tanda-tanda. Pertanyaan, "mengapa keluargaku?" Kadang tak terelakkan.

Dari buku ini, saya merasakan kekuatan keluarga yang begitu dalam. Belajar tentang saling menguatkan, "meminjamkan kekuatan" hingga akhirnya semua bisa dilewati walau mungkin hasil akhir tak sepenuhnya seperti yang diharapkan.

Sunday, March 15, 2015

[Blog Tour] The Wind Leading to Love

Tak jarang saat mengalami kelelahan atau kejenuhan, alih-alih beristirahat yang terjadi justru kita memaksakan diri untuk melakukan sebuah rutinitas dengan dalih itu merupakan sebuah kewajiban. Namun, tanpa sadar kita sebenarnya lari dari hal lain, seperti rasa tak berguna, misalnya.

Dua tokoh dalam buku ini melakukan 'pelarian' dari masalah mereka dengan caranya sendiri. Dan akhirnya mereka bertemu.

  

Monday, March 2, 2015

Jejak Hati

Percayakah bahwa sebuah benda menyimpan banyak cerita?

Kadang saat kita kehilangan sebuah benda, walau mungkin bisa membeli benda yang serupa sama tetapi 'rasa'nya terasa berbeda. Pernah kah merasa seperti itu? Rasa sayang pada sebuah benda mungkin bukan hanya karena harganya atau bagusnya benda tersebut, tapi kenangan yang dimiliki bersama benda itu.

Namun bagaimana rasanya jika kita bisa membaca 'cerita masa lalu' sebuah benda. Ketika kita terseret seakan diminta mengikuti 'cerita' benda itu.

Hal itulah salah satu hal yang menarik dari buku ini... ;)

Sunday, March 1, 2015

Warna Hati

Ketika dihadapkan pada dua pilihan kadang kita secara tak langsung diajak untuk berspekulasi tentang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Akankah pilihan kita membawa kebahagiaan, atau malah sebaliknya. Akankah kita menyesali pilihan tersebut. Apakah cukup ketika kita hanya berpedoman pada kata hati saja, ataukah pada akal saja. Karena tak jarang pilihan itu bertolak belakangantara satu dan lainnya.

Tentunya kita tak ingin jika sampai kitamenyesali keputusan kita nantinya.

Friday, February 27, 2015

Angel's of Morning Star Club

Ketika seseorang melakukan tuduhan bahkan sampai menghakimi kita atas apa yang tidak kita lakukan, pasti rasanya sakit sekali. Terlebih lagi sampai harus menerima hukuman. Mungkin membela diri merupakan satu-satunya jalan yang bisa kita lakukan, namun jika ternyata tidak ada bukti bahkan saksi mata yang mendukung kita maka semua akan sia-sia. 

Kemudian ketika akhirnya selesai menjalani hukuman yang tak seharusnya dijalani, namun ternyata hukuman yang terbesar adalah hilangnya kepercayaan orang lain. Juga anggapan buruk yang seolah selalu melekat, saya rasa itu adalah hukuman yang paling berat.

Dalam novel ini mencoba menggelitik kita, mungkin kita salah satu dari mereka... mereka yang selalu menaruh curiga pada orang yang memiliki masa lalu buruk tanpa berusaha mengenal mereka lebih dulu.


Judul : Angel's of Morning Star Club
Penulis : Lim Se Hyuk
Alih Bahasa : Dimitri Dairi
Penerbit : Haru
Tebal : 370 Halaman
ISBN : 978 602 7742 45 1

Tuesday, February 24, 2015

Endless Love

Berpisah dengan orang yang kita sayangi apapun alasannya pasti akan membawa kesedihan tersendiri pada setiap orang. Ada yang memilih menunggu, ada yang seperti berusaha untuk melangkah maju padahal hatinya tetap di 'tempat semula', ada yang benar-benar melangkah pergi.

Ketika menunggu dan kemudian orang yang kita tunggu akhirnya datang, rasa bahagia pasti membuncah. Namun apa jadinya ternyata semua tak seperti yang kita harapkan. Ia kembali tetapi keadaan sudah tak seperti sebelumnya.

Thursday, February 19, 2015

Majo & Sady

Apa yang kamu pikirkan saat mendapati status 'suami pengurus rumah tangga'?

Mungkin di Indonesia sendiri, walau sekarang cukup banyak wanita yang meniti karier tetapi jarang sekali yang akhirnya bertukar peran dengan suaminya. Di mana wanita bekerja di luar rumah sedangkan suaminya lah yang mengurus rumah. Mengurus rumah bukan dalam artian ongkang-ongkang kaki di rumah, tetapi benar-benar menyediakan semua kebutuhan rumah tangga, mulai dari mencuci pakaian sampai memasak untuk istrinya.

Komik ini menggambarkan itu semua. Menarik, lucu tapi juga bikin geregetan. Hahaha



Judul Buku : Majo & Sady 
Penulis : Jung Chul Yeon 
Alih bahasa : Dwi Rosanti
Penerbit : Penerbit Haru
Tebal : 300 Halaman
Tahun Terbit: 2015

Sinopsis :

Sady adalah seorang wanita karier dan Majo adalah suami yang mengurus rumah tangga.

Majo selalu berpikir bahwa pelatihan untuk menjadi suami pengurus rumah tangga memang seharusnya diadakan.

Majo & Sady memarodikan kehidupan sehari-hari masyarakat Korea Selatan usia 20-30 tahunan yang bisa membuat kita terharu dan tertawa sambil berkata, “Ternyata tidak hanya aku saja yang mengalaminya”.

***

Awalnya saat membaca sinopsis buku ini yang terpikir ini hanya hasil survey biasa atau pengamatan apa yang terjadi di sekitar saja. Walau mungkin ada yang nyata tapi tidak membayangkan bahwa semua ini diangkat dari satu kehidupan rumah tangga yang memang nyata adanya.

Komik ini benar-benar menghibur, walau mungkin dibeberapa bagian bagi pembaca yang kurang mengikuti tentang kehidupan korea akan merasa ada kejanggalan. Seperti ada yang aneh, tapi tetap saja bisa dinikmati kok.

Yang paling lucu menurut saya adalah bagaimana saya bisa merasakan apa yang dirasakan Majo. Ya mungkin walau saya perempuan tapi sama-sama pengurus rumah tangga. Gemes juga pada pasangan ini, yang terkadang seperti mempermasalahkan hal yang sepele. Padahal hal seperti itu sangat wajar terjadi. 

Kadang kelucuannya pun tak sedikit yang terasa sedikit garing. Seperti bagaimana Majo mengejek Sady yang terantuk pintu kulkas, yang selalu diulang-ulang sampai Sady marah. :)) Atau bagaimana pelupanya Sady, menanyakan tentang barang yang ternyata dipegang, lupa membawa dokumen ke kantor, dan yang juga sering terjadi pada saya, membuat list barang yang ingin dibeli di supermarket namun sesampainya di supermarket listnya tertinggal di rumah --".

Ah, benar-benar kadang seperti menertawakan diri sendiri. :))

4/5 Bintang, untuk unik dan serunya kehidupan Majo&Sady.

Monday, February 16, 2015

Single Ville


Apa yang terbayang saat mendengar ada satu daerah dimana hanya dihuni para jomblo? Kalau saya awalnya langsung kepikiran, wah... bisa jadi tempat untuk saling mencari pasangan, ya paling gak bisa saling suka karena terbiasa.

Tapi, bagaimana jadinya jika ternyata berpacaran justru menjadi sesuatu yang dilarang??

Lucu, tapi juga tegang kemudian penasaran. Itu yang coba disuguhkan oleh novel ini.






Friday, February 6, 2015

Walking After You

Terjebak pada masa lalu. Kadang tanpa kita sadari bukan masa lalu yang telah menjebak kita, namun kita sendiri yang biarkan diri kita tetap berada di masa lalu. Walau mungkin kita merasa telah melangkah maju.

Mungkin, orang lain akan mudah berkata sabar, lepaskan, relakan dan lain sebagainya. Dan tak jarang kita bersembuyi pada dalih, mudah untuk mengucapkannya. Namun sebenarnya pada kenyataannya kitalah yang memilih untuk tetap berkutat di masa lalu itu.

Kisah An yang berusaha untuk melanjutkan mimpi Arlet mungkin bisa menggambarkannya. Memang tidak mudah begitu saja menghilangkan rasa bersalah. Namun seperti kata Galuh, yang diperlukam adalah menerimanya, bukan menghilangkannya.


Friday, January 30, 2015

PostBar #SSBBI2015 [Review : Priceless Moment


#PostBarSS
#SSBBI2015

PostBar kali ini selain review, juga akan dipost bagaimana kita mengungkap tebakan siapa santa kita di event Secret Santa diakhir tahun lalu. 




Sunday, January 11, 2015

Gone Girl

Pernah bertanya pada pasangan anda, apa yang dia pikirkan pertama kali tentang diri anda? Selama ini, walau mungkin kita tak pernah langsung bertanya, tetapi yang paling mungkin ada diimajinasi kita adalah kalau nggak tentang kita yang enak diajak bicara, atau paling klise karena penampilan kita atau paling busuk mungkin seperti karena harta kita.

Tapi, bagaimana jika seorang pria melihat seorang wanita dan yang pertama kali ia pikirkan adalah bentuk tengkorak kepalanya? Yup, tengkorak kepalanya… aneh, bin serem pastinya ya.

Dan itulah yang pertama kali dipikirkan Nick saat berkenalan dengan Amy, dalam buku Gone Girl. Kisah perkenalan yang akhirnya membawa mereka bersama dalam sebuah pernikahan. Pernikahan yang bahagia, sepertinya. Tapi apakah seperti itu?



Judul : Gone Girl
Penulis : Gillian Flynn
Penerjemah : Ariyantri Eddy Tarman
Penerbit : Gramedia
Tebal : 616 Halaman
ISBN : 978 602 03 1072 5
Bisa dibeli di : KoBu (TokoBuku By Scoop)