Monday, January 2, 2017

Heartwarming Chocolate

Bagaimana rasanya, ketika kita sudah biasa menikmati suatu makanan atau minuman di salah satu tempat dan merasa tidak ada tempat lain yang bisa menyamai rasanya, tiba-tiba tempat itu tutup secara tiba-tiba??

Apa seperti kehilangan seorang kekasih?? Hahaha, mungkin saja. Walau nggak sedikit ada yang berkata, ah... lebay.

Mungkin itu yang dialami oleh Viola, ketika kedai Marzipan tempat dia biasa membeli secangkir cokelat dingin yang merupakan mood booster baginya tiba-tiba saja tutup. Dari sinilah cerita "Heartwarming Chocolate" dimulai.

Judul : Heartwarming Chocolate
Penulis : Prisca Primasari
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal : 228 Halaman
ISBN : 978 602 291 139 5

Viola, duduk di trotoar di depan kedai Marzipan. Berharap sang pemilik kedai datang walau mungkin hanya untuk memberikan penjelasan padanya. Saat itu lah, awal perkenalannya dengan Auden. Pemuda yang kemudian mengajaknya kerumah pemilik kedai, Bu Elisa.

Viola memang mendapatkan jawaban, mengapa Kedai Marzipan ditutup oleh Bu Elisa. Jawaban yang tentu membuatnya mau tak mau menerima kenyataan itu. Namun saat itu juga, Bu Elisa menyarankan pada Viola juga Auden untuk membuat cokelat mereka sendiri. Viola yang mungkin mahir dalam mendisain sepatu, yang mana memang pekerjaannya, cukup tau diri bahwa ia sangat tidak trampil untuk urusan dapur. Usulan Bu Elisa tentunya seakan hal yang mustahil untuk dilakukan.

Namun, karena Bu Elisa mau "mengajari" mereka, akhirnya Viola dan Auden-pun setuju untuk mencoba.

Ada cerita dibalik kesukaan mereka akan Cokelat Marzipan, dan juga ada cerita dibalik setiap percobaan yang mereka lakukan.

***

Saya suka dengan jalan cerita dari buku Prisca kali ini. Dan ya, saya cukup dibuat mupeeeeeng pingin minum cokelat mulu... pengen bikin sendiri cokelat dengan racikan bahan-bahan yang disebutkan dalam buku ini.

Di buku ini, walau mungkin ada cerita romansanya tetapi yang saya suka bukan melulu romansa yang dibahas oleh Prisca. Di buku ini, banyak masalah dalam keluarga dihadirkan oleh Prisca melalui masing-masing tokoh. Dan entah, saya menyukai kisah bos dari Viola, Anyelir.

Kisah Auden, tak kalah bikin nyesek. Kadang, suka nggak habis pikir bagaimana seorang laki-laki saat harus menghadapi sesuatu yang berhubungan dengan hati. Entah mengapa, rasanya kok begitu sulit mengungkapkan rasa, terlebih pada keluarga sendiri.

Bagaimana hasil dari cokelat milik Viola juga Auden? Hmmm, bener-bener dibuat pengen incip sendiri cokelat buat mereka ini. 😄😄

⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ Untuk buku cokelat yang bisa membuat hati menghangat dan merasakan keceriaan dalam satu waktu.

1 comment:

  1. coklat racikan kayak sama vanilla dst ya mbak? hmm boljug cuma gimana ya pasti habisnya cepet jd males juga kasih effort banyak hahaha

    ReplyDelete