Wednesday, February 6, 2013

Rumah Kecil di Rimba Besar

Judul : Rumah Kecil di Rimba Besar
Penulis : Laura Ingalls Wingler
Penerbit : PT BPK Gunung Mulia
Tebal : 185 Halaman
ISBN : 9794159867




 
Kisah tentang kehidupan seorang gadis kecil bernama Laura Ingalls bersama dengan keluarganya yang tinggal di dalam sebuah rumah kecil di dalam rimba besar Wisconsin. Kehidupan yang begitu sederhana tetapi menyenangkan. Bagaimana Laura menghabiskan waktunya bersama Mary kakaknya, juga dengan Pa (panggilan untuk ayahnya) dan Ma (panggilan untuk ibunya) juga Carrie adiknya yang masih kecil, sedangkan rumah mereka begitu jauh di dalam rimba besar, jauh dari kota bahkan dari tetangga sekalipun.

Menariknya dari kisah tentang Laura adalah bagaimana mereka menghabiskan waktu dengan segala apa yang ada disekitar mereka seperti rasa bosan tak pernah ada dalam hari-harinya. Bagaimana Pa yang selalu menyediakan hasil buruan untuk keperluan makan mereka, juga Ma yang selalu bisa mengolah hasil buruan apa saja yang dibawa oleh Pa. Laura dan Mary juga seperti tak kehabisan akal untuk menghabiskan waktu mereka. Tapi selain itu mereka pun memiliki jadwal tetap.
"Senin mencuci, Selasa menyeterika, Rabu memperbaiki, Kamis membuat mentega, Jum'at membersihkan, Sabtu memanggang, Minggu Istirahat."
Laura Ingalls Wilder berhasil membawa kita larut dalam perjalanan kisahnya yang walau mungkin begitu sederhana dan begitu tradisional dengan sangat apik. Banyak pelajaran bisa kita ambil dalam buku ini.

Buku ini dulu aku baca sepertinya saat aku masih SMP... errrrr... sudah lama sekali pastinya :D Dulu mungkin yang menarik bagiku adalah cerita-cerita tentang cara bermain Laura dan Mary, atau petualangan-petualangan yang diceritakan oleh Pa.

Tapi saat membaca ulang buku ini, banyak hal yang menarik dalam buku ini. Ya... mungkin karena cara berpikirku yang juga berkembang *alhamdulillah* :)

Buku ini memang baik dibaca oleh anak-anak, karena banyak pelajaran yang pastinya bisa diambil dari buku ini. Lebih lagi ketika membaca didampingi oleh orang tua.

Melihat kehidupan sekarang yang semua berhubungan dengan gadget, membaca buku ini seperti sedikit menyentil bahwa tanpa gadget banyak hal menarik yang bisa dikerjakan. Untuk seorang anak, buku ini begitu menggambarkan bahwa membantu orang tua adalah hal yang menyenangkan. Dan mungkin bagi orang tua, seberat apapun pekerjaan kita tetapi bermain atau cukup duduk bersama anak dan bercerita sesuatu yang menarik yang berhubungan dengan keseharian itu sangat perlu.

Selain itu kerja Ma yang walau hanya di rumah juga menunjukkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu kita harus mau berjuang dengan sabar dan telaten untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Seperti saat mereka akan membuat keju atau mentega. :)
 
Kenakalan pada anak juga sedikit disinggung di sini, dan bagaimana dalam buku ini juga menunjukkan bahwa itu tidak baik. Seperti ketika Laura menampar Mary, dan Pa langsung menghukumnya. Tetapi Pa tak hanya menghukum Laura, setelah itu Pa juga memberikan penjelasan dengan bahasa yang bisa dimengerti oleh anak seusia Laura.

Ah... yang pasti buku ini walau bergenre children literature tapi tidak hanya wajib dibaca oleh anak-anak, mungkin lebih tepatnya dibaca oleh anak-anak dan didampingi oleh orang tua mereka.

Buat aku buku ini cocok dibaca oleh anak mulai SD dech, usia errr... 7 atau 8 tahun. :)

Btw, bagian yang aku suka adalah saat Pa bercerita pada Laura dan Mary. :)

4 / 5 Bintang untuk rumah kecil yang hangat dan nyaman d rimba besar. ^^

1 comment:

  1. Senangnya mbak Inge suka dengan kisah ini. Ini salah satu bacaan masa kecilku mbak, dan tetap suka sampai sekarang 'menjelang-remaja' haha.
    Sayang tidak dicetak ulang, padahal kepengen beli yg lebih bagus buat koleksi (bukuku sdh 'kucel-kucel' maklum warisan semasa kanak-kanak).
    Nanti kelanjutannya masukan ke linky baru yg nanti aq buka ya, buat rekap data untuk akhir tahun :D

    ReplyDelete